Minggu, 07 September 2008

SBY ”kena getah” proyek padi unggulan

Sumber : http://www.solopos.net
Edisi : Jum'at, 05 September 2008 , Hal.1


Jakarta (Espos) Belum lama berlalu geger proyek blue energy yang ”mengecoh” Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kini Presiden kembali terkena “getah” proyek orang dekatnya, yakni proyek padi unggulan Supertoy HL2 yang dikoordinasi PT Sarana Harapan Indopangan (SHI), di mana staf khusus Presiden, Heru Lelono, duduk sebagai komisaris di perusahaan itu.

Pada 17 April lalu Presiden dan sejumlah menteri melakukan panen perdana Supertoy di Desa Grabag, Purworejo, Jawa Tengah. Di hadapan warga, SBY mempromosikan agar menanam padi Supertoy HL2.
Namun, setelah dibudidayakan oleh petani setempat, padi tersebut tidak memberikan hasil, alias puso. Petani yang marah lantaran gagal panen lantas membakar tanaman padi tersebut. Mereka juga menuntut ganti rugi senilai Rp 1,65 miliar kepada PT PT SHI.
”Tuntutan itu sesuai dengan harga gabah sekarang, tuntutan kerugian satu ubin Rp 24.000,” ujar Kepala Desa Grabag, Gandung Sumriyadi, Kamis (4/9).
Sejumlah petani mengaku kapok menanam padi Supertoy HL2. Pasalnya, kualitas padi jenis itu lebih buruk dibandingkan jenis IR yang biasa mereka tanam. ”Kalau boleh memilih, kami lebih suka menanam padi jenis IR karena hasilnya lebih baik,” tutur Satinem, petani Desa Grabag.
Fatal
Menurut Sutinem, para petani yang menanam padi Supertoy HL2 terpaksa melakukan panen awal. Diakui Sutinem, pada panen pertama, padi Supertoy memberikan hasil yang memuaskan. Namun pada panen kedua ini hasilnya merosot drastis.
Wakil Ketua Partai Demokrat Ahmad Mubarok langsung bereaksi mendengar kasus tersebut. Dia meminta agar staf khusus Presiden SBY bidang otonomi dan pemerintahan daerah, Heru Lelono, mundur, lantaran sudah dua kali melakukan kesalahan yang fatal.
Sementara, Juru Bicara Presiden Andi Mallarangeng membantah keterlibatan Presiden SBY dalam pengembangan varietas Supertoy.
”Presiden sangat mendukung upaya meningkatkan produksi pangan. Beliau ke sana hanya diundang Bupati. Jadi bagaimana hasilnya dan kelanjutan panen itu selanjutnya adalah persoalan penemunya, itu kan bukan program pemerintah,” papar Andi.
Menurut Andi, Presiden hadir dalam acara panen perdana varietas padi Supertoy di Purworejo April lalu karena undangan dari Bupati Purworejo Kelik Sumrahadi.
Terpisah, Menteri Pertanian Anton Apriantono menyatakan, kegagalan panen padi Supertoy yang dialami petani Purworejo merupakan tanggung jawab produsen benih karena benih padi tersebut masih dalam taraf uji coba. Anton mengatakan, pemerintah akan mengganti kerugian yang diderita petani.

Spesial
Sementara, terkait dengan kasus Supertoy Pemprov Jawa Tengah tidak bisa berbuat banyak. ”Bukan kami lari dari tanggung jawab, tapi porsinya memang begitu. Penanaman itu urusan penemu Supertoy HL2, petani dan PT SHI,” kata Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Hortikultura Jateng, Aris Budiono.
Untuk diketahui, sebelum Supertoy, Heru juga membuat heboh saat kasus energi alternatif, blue energy mencuat ke publik. Belakangan, kasus blue energy malah berakhir di kepolisian dengan penangkapan rekan Heru, Djoko Suprapto. Saat ini, Djoko menjalani proses hukum di Polda Yogyakarta.
Heru mulai membangun PT SHI bersama teman-temannya di Gerakan Indonesia Bersatu, tiga tahun silam. Selain itu Heru Cs juga membuat sebuah lembaga penelitian bernama Center for Food Energy and Water Studies (CFEWS).

Tidak ada komentar: