| Petani gagal total panen - SBY didesak minta maaf  Foto: dtc-Ct PURWOREJO - Para petani padi supertoy di Purworejo dan Madiun Jatim benar-benar dibuat geregetan karena tanamannya sama sekali tidak membuahkan hasil. Di Purworejo, para petani menyesalkan sikap PT Sarana Harapan Indopangan (SHI) yang mengatakan tidak mau menanggung kerugian petani yang gagal panen. Sementara itu sebagian petani padi supertoy di Desa Mlilir, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun membabati tanaman padinya. Tanaman padi itu kemudian digunakan untuk pakan ternak sapi mereka. Sukarno, warga RT 10, menjelaskan tanaman padi yang dia kerjakan seluas sekitar 1 hektar sebagian terpaksa dibabat untuk diberikan kepada ternak sapi. Sebab, tanaman padinya itu hanya berisikan 5-1 biji pada setiap batangnya. ”Ya harus gimana lagi, terpaksa saya suruh babati tetangga, biar untuk ternak sapi,” jelasnya dengan kesal.
Sukarno menambahkan, selama ini pengeluaran penanaman dibiayai oleh salah satu pengusaha bernama Imron (46), warga setempat yang menawarkan produk padi supertoy kepada warga Desa Mlilir Kecamatan Dolopo. Diperkirakan, tanaman padi supertoy yang gagal panen mencapai puluhan hektare, yang ditanam sekitar bulan Juni 2008 lalu.
Kasus yang terjadi di Madiun ini sama persis dengan tanaman padi supertoy yang ditanam di Desa Brabag, Kecamatan Brabag, Kabupaten Purworejo. Para petani supertoy HL2 tak bisa memanen padinya, karena padi mengalami puso. Mereka pun protes kepada PT Sarana Harapan Indopangan (SHI) sebagai pihak yang mengkoordinasi proyek ini.
Menuai kritik Kasus gagal panen padi supertoy yang mengakibatkan kerugian para petani di Purworejo terus menuai kritik terhadap pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ketua Fraksi PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mendesak pemerintahan SBY minta maaf kepada petani Purworejo. "SBY harus minta maaf kepada petani. Sebab mereka menanam atas dukungan pemerintah yaitu menanam benih padi supertoy di Purworejo yang bermasalah, " kata Tjahjo Kumolo kepada Wawasan di Jakarta, semalam. Menurutnya, petani jangan dikorbankan. Pemerintah harus memberi ganti rugi kepada para petani dan pemerintah harus bertanggungjawab. Bukan cuma itu, Tjahjo juga mengkritik SBY soal blue energy. Sampai sekarang soal blue energy yang didukung Presiden SBY belum jelas kelanjutannya. Tjahjo mengingatkan SBY, jangan sampai negara Indonesia dipermalukan dunia karena temuan-temuan yang tidak jelas tapi sudah mendapatkan dukungan presiden. Turun tangan Ontran-ontran gagalnya supertoy membuat Bupati Purworejo H Kelik Sumrahadi SSos turun tangan. Sebagai Bupati ia akan bertanggungjawab terhadap nasib rakyatnya. Maka ia berusaha menuntaskan kasus ini dengan menghubungi langsung Komisari PT SHI Heru Lelono. Dalam jumpa persnya semalam, bupati menceritakan, pada awalnya SHI menawarkan padi jenis baru supertoy untuk diujicobakan di Desa Grabag. Supertoy ini menurut SHI sekali tanam bisa tiga kali panen. Waktu itu bupati mengizinkan supertoy dicoba di Desa Grabag. Maka SHI, Gerakan Indonesia Bersatu (GIB), dan 400-500 petani Grabag melakukan kesepakatan ujicoba. Kesepakatan itu berupa saling percaya antara SHI-GIB-dan masyarakat petani Grabag. "Karena saking bangganya ada ujicoba supertoy seluas 103 hektar dan tidak menggunakan dana APBD," ujar bupati. Bupati menilai, tuntutan petani itu murni dari masyarakat karena panen kedua yang tidak memuaskan. Memang hubungan dengan SHI waktu itu tidak jelas betul. Maka ini perlu kejelasan. dtc/ary/Dr-Ct |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar