| Ditulis oleh Richard Nainggolan | |
| Jumat, 05-09-2008 | 00:00:00 | |
|
SBY berterimakasih karenaBuyung bersama PT Sarana Harapan Indopangan (SHI), dinilai berhasil mengembangkan varietas padi unggulan yang dinamai Supertoy HL2. Kabarnya singkatan HL2 merupakan singkatan Heru Lelono (HL), komisaris PT SHI yang juga staf khusus Presiden SBY. Namun apa yang terjadi, Rabu lalu, petani Desa Grabag ramai-ramai menggelar aksi protes. Mereka merasa tertipu ratusan juta rupiah lantaran panen padi jenis unggul Supertoy HL2 puso alias kopong. Kenyataan ini seakan mengingatkan kembali peristiwa peluncuran blue energy oleh SBY yang ternyata hanya sandiwara. Hebatnya lagi, dalam kasus padi Supertoy HL2 dan blue energy, ada peran Heru Lelono. Juru Bicara Presiden Andi Malarangeng, kemarin cepat membantah keterlibatan Presiden SBY dalam pengembangan varietas padi Supertoy HL2 ini. Kehadiran Presiden SBY di panen perdana Supertoy HL2 di Purworejo, April lalu, hanya sebatas diundang Bupati Purworejo Kelik Sumrahadi, bukan karena varietas padi Supertoy HL2 sebagai hasil program pemerintah. Intinya, Andi tidak ingin SBY dianggap ikut menipu petani. Apapun alasannya, yang jelas kehadiran Presiden SBY, bahkan memberikan sambutan yang demikian meyakinkan untuk sebuah penemuan yang ternyata belum terbukti unggulan, merupakan hal yang sangat disesalkan. Hal ini menunjukkan lemahnya jajaran staf kepresidenan dalam merespon undangan peluncuran produk yang meminta kehadiran Presiden SBY. Istilahnya, begitu dapat undangan langsung sikat saja, apalagi di dalam acara tersebut ada keterlibatan staf khusus Presiden SBY. Seharusnya, sebelum sebuah acara dihadiri orang nomor satu di republik ini, harus dilakukan persiapan, baik yang bersifat protokoler maupun yang bersifat pengujian produk. Jangan sampai kegiatan yang bersifat hanya untuk kepentingan perorangan, bahkan menipu rakyat, dihadiri Presiden RI. Selain staf presiden, orang yang harus bertanggunjawab dalam hal padi Supertoy HL2 adalah Menteri Pertanian (Mentan) Anton Apriantono. Sebagai orang yang bertanggungjawab di bidang pertanian, Anton harus lebih dahulu menguji keampuhan varietas pada Supertoy HL2 sebelum diluncurkan oleh Presiden SBY. Dalam hal ini, Anton terkesan hanya ikut meramaikan rombongan Presiden SBY. Kasus Supertoy HL2 ini hendaknya menjadi pelajaran. Apapun dampaknya, yang jelas hal ini telah mempermalukan Presiden RI di negari sendiri, bahkan bisa menjadi bahan tertawaan di luar negeri. Sayang, jika kewibawaan Presiden RI dirusak oleh stafnya sendiri.(*) |
Sabtu, 06 September 2008
Padi Supertoy HL2 Permalukan Presiden
Sumber : http://www.tribunbatam.co.id
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono terlihat sangat bangga ketika melakukan panen perdana padi Supertoy HL2 di Desa Grabag, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, pada 17 April 2008. Dalam pidatonya, SBY tidak sungkan-sungkan mengucapkan terimakasih kepada seseorang peneliti bernama Buyung Supriadi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar