- Sumber : http://www.gib.or.id
Sesuai dengan himbauan Presiden SBY terhadap perlunya peningkatan produksi pangan, maka pada tanggal 17 April 2008 di desa Grabag Purworedjo dilakukan panen padi Supertoy HL2, hasil penanaman yang dilakukan petani setempat seluas 103 Ha.
Penanaman yang dilakukan oleh para petani disawahnya masing-masing mendapatkan bimbingan dari para personil Konsultan Petani Padi. Sejak awal, penanaman padi ini didukung oleh niat untuk meningkatkan penghasilan petani oleh Gerakan Indonesia Bersatu dan Sarana Harapan Indopangan.
Pembagian kegiatan pokoknya adalah, Pertama, petani menanam padi dilahannya sendiri dan tidak ada sewa menyewa sawah oleh GIB maupun SHI. Kedua, SHI menyediakan bibit padi Supertoy HL2 dan pupuk yang dibutuhkan. Ketiga SHI/GIB menyiapkan 20 personil Konsultan Petani Padi yang secara aktif memberikan bimbingan sejak pengolahan tanah sampai panen. Keempat, seluruh hasil panen khususnya panen pertama dibeli dengan harga tertentu oleh SHI. Kelima, biaya benih dan pupuk diperhitungkan kemudian setelah panen. Seperti apa yang disampaikan dalam sambutan dan dialog antara petani dan Presiden SBY ketika melakukan panen perdana, maka SHI akan terus melakukan perbaikan, bukan saja terhadap kualitas benih, namun juga system budidaya padi Supertoy tersebut.
Hasil yang cukup menggembirakan dari panen di Madiun, serta hasil rata-rata yang cukup baik di Purworedjo, diusahakan akan semakin baik diwaktu yang akan datang. Diharapkan dengan penjelasan yang semakin luas oleh personil KPP diberbagai daerah, rencana para petani Jambi, Bali, Indramayu, Jateng, Jatim dan yang lain dapat melaksanakan penanaman, pemupukan dan perawatan secara mandiri.
Sehingga cita-cita GIB untuk memberikan alternatif kepada petani didalam mengembangkan kesejahteraannya dapat terlaksana. Tidak ada kesempurnaan didalam hidup ini, demikian pula niatan SHI dan GIB didalam memberikan dukungan kepada para petani ini.
Ketidak sempurnaan dalam penjelasan kepada para petani, atau belum terbentuknya pemahaman petani sendiri, dan lain sebagainya masih pula terjadi. Namun seperti halnya sesuatu yang baru lainnya, yang diperlukan adalah ketekunan, kesabaran, kebersamaan, dan mengedepankan kepentingan yang lebih besar. Sebuah karya besar dari Tuyung Supriadi sebagai anak negeri dan anggota keluarga Gerakan Indonesia Bersatu ini, sudah sepatutnya kita dukung untuk dapat berkembang menjadi lebih baik dan bermanfaat untuk rakyat petani.
Tugas kita semua untuk memperbaiki, menyempurnakan dan mengembangkan apa yang sudah dilakukan seorang penemu. Bukan saja oleh seluruh jajaran GIB dan SHI, namun juga oleh pemerintah, seperti yang sudah ditunjukkan oleh Presiden SBY. Tutup mata telinga terhadap suara skeptis, bekerja keras bersama para petani, hanya dengan begitu masa depan dapat dituju.
(Red)
Minggu, 07 September 2008
Panen Supertoy HL2 Bersama SBY di Purworejo
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar